Viral Buah Busuk di Menu Makan Bergizi Gratis Kecamatan Simpenan

MBG, News, Serba Serbi1517 Views

SukabumiOnline.id,  – Program Makan Bergizi Gratis (MBG) di Kabupaten Sukabumi menuai protes dari orang tua siswa. Hal ini bermula dari temuan buah-buahan dalam kondisi busuk dan tidak layak konsumsi yang dibagikan kepada para murid.

Keluhan tersebut viral di sejumlah grup media sosial. Dalam unggaha terlihat satu paket makanan yang diterima oleh pelajar tersebut. Berdasarkan pantauan, paket tersebut terdiri dari beberapa item, antara lain :

1. Minuman: Tiga kotak susu UHT ukuran kecil varian cokelat.

2. Makanan Ringan: Satu bungkus besar wafer stik cokelat, satu buah roti bernuansa cokelat, dan satu jenis kue basah/roti lainnya dalam kemasan plastik.

3. Buah-buahan: Satu buah pir berukuran sedang, satu buah jeruk, serta satu plastik kecil berisi beberapa butir lengkeng.

Kekecewaan memuncak lantaran kondisi buah-buahan tersebut terutama jeruk dan lengkeng tampak sudah menghitam dan membusuk.

“Tolong untuk pengelola MBG dicek ulang sebelum disalurkan. Kira-kira jeruk buruk, lengkeng buruk, jangan diberikan,” tulis warganet tersebut dalam unggahan tersebut.

Najmudin menegaskan bahwa kerusakan buah tersebut bukan karena faktor ketidaksengajaan saat pengiriman, melainkan memang kondisi asalnya yang sudah tidak segar.

“Bukan karena kegencet atau apa, emang sudah busuk dari sananya. Kalau dikasih ke anak, itu kan bisa jadi penyakit,” ungkap Najmudin dalam rekaman percakapan yang diterima.

Ia menyebutkan bahwa paket makanan tersebut diterima di SMPN 3 Cibuntu, Kecamatan Simpenan.

Najmudin berharap pihak pengelola lebih selektif dalam melakukan pengawasan kualitas (QC) sebelum makanan didistribusikan ke sekolah-sekolah.

“Saya sebagai orang tua masih mampu untuk memberi buah-buahan yang layak buat anak saya. Jangan sampai program bagus tapi eksekusinya buruk seperti ini,” tambahnya.

Hingga saat ini, Sukabumi Online masih menelusuri Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) atau Dapur Satuan Pelayanan yang membagikan menu tersebut untuk dimintai klarifikasi lebih lanjut mengenai standar operasional prosedur penyediaan buah-buahan dalam program tersebut.

R.S

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *