HUT TNI AL Ke-81 Jadi Momentum Kolaborasi Lanal Dumai dengan Pemkab Bengkalis Jaga Selat Malaka

BENGKALIS, Senin 14 September 2026 – Peringatan HUT Ke-81 TNI Angkatan Laut tahun ini terasa berbeda di Bengkalis. Suasana penuh keakraban tercipta saat jajaran TNI AL duduk satu meja dengan Pemerintah Daerah.

Momen itu terjadi di Ruang Pertemuan VVIP Wisma Daerah Kabupaten Bengkalis. Hadir Bupati Bengkalis Hj. Kasmarni dan Komandan Lanal Dumai Kolonel Laut (P) Agung N. Kusumaji.

Mereka menggelar jamuan makan malam sekaligus ramah tamah. Namun di balik suasana santai itu ada agenda penting. Keduanya membahas cara memperkuat keamanan maritim di Selat Malaka.

Selat Malaka Butuh Penjagaan Bersama

Wilayah Bengkalis punya posisi unik. Daerah ini berada tepat di jalur strategis Selat Malaka. Selain itu Bengkalis juga memiliki garis pantai dan wilayah perairan yang luas.

Karena kondisi itu, keamanan laut menjadi hal krusial. Satu celah kecil bisa berdampak besar bagi stabilitas daerah.

Bupati Kasmarni menyadari hal tersebut. Ia menilai peran TNI AL sangat vital untuk menjaga kondusivitas wilayah.

“Pemkab Bengkalis berkomitmen untuk terus memperkuat kolaborasi dengan TNI Angkatan Laut, khususnya Lanal Dumai, agar keamanan laut semakin kuat, kawasan pesisir semakin maju, serta masyarakat semakin aman dan sejahtera,” ujar Bupati Bengkalis.

Pernyataan itu ia sampaikan di hadapan para tamu. Menurutnya, pemerintah daerah tidak bisa bekerja sendiri. Harus ada dukungan penuh dari aparat keamanan, khususnya TNI AL.

Selain itu Kasmarni juga mengapresiasi kinerja Lanal Dumai dan Pos TNI AL Bengkalis selama ini. Ia melihat kehadiran TNI AL sangat membantu menjaga ketertiban di wilayah pesisir.

Danlanal Dumai Tegaskan Komitmen Bersama Forkopimda

Di kesempatan yang sama, Danlanal Dumai Kolonel Agung N. Kusumaji juga menyampaikan pandangannya. Ia berterima kasih atas sambutan hangat dari Pemkab Bengkalis.

Menurut Danlanal, karakteristik Bengkalis sebagai daerah kepulauan menuntut perhatian khusus. Apalagi wilayah ini masuk dalam jalur pelayaran internasional Selat Malaka.

Karena itu, keamanan maritim bukan hanya tugas TNI AL. Semua pihak harus ikut bertanggung jawab.

Danlanal Dumai menegaskan, Lanal Dumai bersama Forkopimda dan seluruh pemangku kepentingan akan terus memperkuat koordinasi dan sinergi demi keamanan wilayah serta kepentingan masyarakat Bengkalis.

Lebih lanjut ia menambahkan komitmen TNI AL.

“Kami bersama Forkopimda akan selalu melakukan yang terbaik bagi masyarakat dan tetap solid dalam menjaga NKRI,” tegas Danlanal Dumai.

Kalimat itu mendapat sambutan dari seluruh hadirin. Suasana pertemuan pun semakin hangat.

Momentum HUT Ke-81 TNI AL Pererat Sinergi

Pertemuan ini tidak lepas dari peringatan HUT Ke-81 TNI Angkatan Laut 2026. Momen hari jadi itu dimanfaatkan sebagai ajang mempererat hubungan antara TNI dan pemerintah daerah.

Selama ini Lanal Dumai sudah banyak membantu Pemkab Bengkalis. Mulai dari patroli laut, pengamanan wilayah pesisir, hingga kegiatan sosial kemasyarakatan.

Ke depan, kedua belah pihak sepakat untuk meningkatkan intensitas koordinasi. Mereka ingin memastikan setiap potensi ancaman di laut bisa ditangani lebih cepat.

Bupati Kasmarni juga mendorong agar program-program pemberdayaan masyarakat pesisir berjalan beriringan dengan penguatan keamanan. Dengan begitu, masyarakat bisa hidup tenang sekaligus sejahtera.

Tantangan Keamanan Maritim Semakin Kompleks

Wilayah Selat Malaka memang rawan. Arus kapal niaga yang padat menjadi daya tarik bagi pelaku kejahatan. Mulai dari penyelundupan, pencurian ikan, hingga aksi teror.

Untuk itu diperlukan pengawasan berlapis. TNI AL harus bergerak di laut. Sementara pemerintah daerah memperkuat pengawasan di darat dan pesisir.

Selain itu keterlibatan masyarakat juga penting. Warga pesisir harus dilibatkan sebagai mata dan telinga. Jika mereka paham pentingnya keamanan, maka informasi di lapangan akan lebih cepat sampai.

Danlanal Dumai setuju dengan hal itu. Ia mengatakan Lanal Dumai siap bersinergi dengan semua elemen. Baik itu Forkopimda, instansi terkait, tokoh masyarakat, hingga nelayan.

Komitmen Jaga Perairan Tetap Aman dan Kondusif

Pertemuan malam itu menghasilkan satu benang merah. TNI AL dan Pemkab Bengkalis punya tujuan yang sama.

Keduanya ingin wilayah perairan Bengkalis tetap aman. Keduanya juga ingin aktivitas masyarakat berjalan lancar. Lebih dari itu, keduanya ingin mendukung kepentingan nasional di Kawasan Selat Malaka.

Dengan sinergi yang semakin erat, diharapkan dinamika keamanan maritim bisa dihadapi bersama. Tidak ada lagi ego sektoral. Yang ada hanya kerja sama untuk kepentingan rakyat.

Bupati Kasmarni menutup pertemuan dengan optimisme. Ia berharap kolaborasi ini tidak berhenti di acara seremonial. Harus ada tindak lanjut nyata di lapangan.

Danlanal Dumai juga mengamini. Ia menyatakan Lanal Dumai siap menjadi garda terdepan. Bersama Pemkab Bengkalis, TNI AL akan terus menjaga laut Indonesia.

Pertemuan di Wisma Daerah itu menjadi bukti. Menjaga negeri tidak bisa dilakukan sendiri. Butuh tangan-tangan yang saling menggenggam. Butuh langkah yang seirama. Dan di Bengkalis, langkah itu sudah dimulai.

(Pen Lanal Dumai)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *